Ciputra – Janji Adalah Hutang

Ciputra – Janji Adalah Hutang

LEBAK, KompasProperti – Dalam menjalankan bisnisnya, tak sedikit pengusaha properti yang gemar  menunda penyelesaian proyek yang tengah mereka garap.

Padahal, ketika kontrak jual beli properti ditandatangai, sudah ada klausul bahwa proyek tersebut akan  simpulan dalam jangka waktu tertentu.

Menurut pengusaha kawakan sekaligus pendiri Ciputra Group, Ciputra, komitmen yang diberikan  pengusaha kepada pembeli yaitu hutang yang harus ditepati.

Janji yaitu hutang. Saya juga ingin memberikan bahwa kita ingin membangun apa yang kami janjikan. Dan  kami janjikan juga akan simpulan dengan kontrak kami kepada anda semua,” kata Ciputra dikala  pelantikan Citra Maja Raya di Maja, Lebak, Banten, Sabtu (18/11/2017).

Dia menuturkan, ketika komitmen itu tak mampu dipenuhi, maka pengusaha-lah yang akan semakin  diuntungkan.

Semakin usang waktu penyelesaian proyek mundur, maka semakin besar laba yang didapatkan para  pengusaha. Kendati demikian, hal itu tidak dibenarkan.

“Karena kalau kami delay, kami akan untung dalam bunga. Sedangkan kami tidak ingin ambil untung dari  bunga alasannya yaitu proyek yang sengaja kita lambatkan,” kata dia.

Dalam pelantikan yang turut dihadiri Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya  Sumadi dan Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia Soelaeman Soemawinata itu, Ciputra mengingatkan  REI supaya mengimbau anggotanya untuk menepati janji.

“Oleh alasannya yaitu ini Ketua REI hati-hati, jangan hingga ada developer yang janjikan ontime tapi  terlambat hingga lima tahun. Kalau hingga terlambat lima tahun, ia terima bunga lima tahun. Makanya  untungnya luar biasa,” tuntas Ciputra.

Sumber: properti.kompas.com